Dalam pelatihan ini, para santri tidak hanya diajarkan mengenai teori pertanian, tetapi juga praktek langsung budidaya hortikultura.
“Harapannya, mereka dapat membawa ilmu yang telah dipelajari dan menerapkannya di lingkungan pondok pesantren, serta memotivasi santri lain untuk terjun ke dunia pertanian,” tambah Asep.
Salah satu peserta pelatihan, Naimudi, santri dari Pesantren Hidiyatu Sibyan, mengungkapkan kepuasan dan antusiasmenya setelah mengikuti pelatihan ini.
Bacaan Lainnya:
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami dunia pertanian modern. Saya berharap pelatihan serupa bisa terus dikembangkan di tahun-tahun berikutnya, sehingga semakin banyak santri yang tertarik untuk mendalami sektor pertanian,” ujar Naimudi.
Selain itu, Asep berharap agar pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan para santri, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi petani yang handal dan mandiri.






