Untuk itu, Ia pun turut mempertanyakan terkait sosialisasi adanya zonasi di Puskesmas yang dilakukan Dinas Kesehatan ataupun Puskesmas kepada masyarakat.
“Jika benar ada sistem zonasi seperti itu, kok sosialisasinya minim ya. Bukan tidak mungkin, selain saya, masih banyak masyarakat yang tidak tau adanya sistem zonasi seperti itu,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Serang Kota, Drg. Yayat Cahyati saat dikonfirmasi menyampaikan, jika apa yang sudah dilakukan oleh petugasnya merupakan suatu hal yang benar.
“Jadi harus diluruskan dulu, saya meyakinkan bahwa saya sudah memberikan SOP (standar operasional) kepada seluruh karyawan saya tentang tugas mereka masing-masing seperti apa prosedur kerjanya,” sanggahnya.
“Dan terkait kenapa dia (pasien) disarankan kembali ke wilayah kerja Puskesmas sesuai dengan domisili. Karena itu menyangkut pemeriksaan hepatitis dan HIV AIDS, karena kita prosedurnya seperti itu,” tambahnya.






