Soma menegaskan bahwa politeknik ini bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan bagian dari visi PMI untuk memperkuat ekosistem relawan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang siap mengabdi.
“Jurusan-jurusan ini sangat dibutuhkan, bahkan di RSUD kita pun masih kekurangan tenaga di bidang tersebut. Untuk tenaga pengajar, kampus akan merekrut dosen-dosen berkualifikasi minimal S2, dengan prioritas dari wilayah Tangerang,” katanya.
Bacaan Lainnya:
Ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026, Politeknik Volunteer X diharapkan menjadi pusat pendidikan vokasi yang mampu mendukung kebutuhan tenaga kesehatan sekaligus mencetak tenaga profesional berjiwa relawan.
“Semoga ini menjadi babak baru, bukan hanya untuk PMI, tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Tangerang,” lanjut Soma.
Dalam kesempatan yang sama, PMI juga menggelar sejumlah kegiatan sosial, antara lain pembagian 1.000 paket sembako, sunatan massal untuk 73 anak, serta panen kangkung bersama warga.







