“Produsen data yang bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan data, melakukan entry data ke dalam Opendata, sementara walidata yang bertanggung jawab atas kevalidan data melakukan validasi atas data yang akan dipublikasikan ke dalam Opendata,” tuturnya.
Selain itu, fitur interoperabilitas terus dikembangkan untuk memungkinkan integrasi dengan aplikasi lain yang digunakan di berbagai perangkat daerah. Hal ini akan memperluas jangkauan dan keterhubungan data, membawa manfaat lebih besar bagi pengguna Opendata.
Visi ke depan Opendata adalah menjadi sumber analisis yang handal bagi pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. Dengan memanfaatkan data yang tersedia secara transparan dan terbuka, diharapkan proses pengambilan keputusan di tingkat pemerintah dapat lebih terinformasi dan efektif.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ke depannya Opendata dapat digunakan sebagai bahan analisis untuk pengambilan keputusan secara cepat dan akurat,” katanya.





