BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Polresta Tangerang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tawuran pelajar yang berujung maut di Kecamatan Sukadiri, Jumat (17/04/2026).
Konferensi pers yang berlangsung di Lobi Mapolresta Tangerang tersebut dipimpin langsung Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada, didampingi jajaran, di antaranya Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, Wakasat Reskrim AKP Maskuri, Kasi Humas IPDA Sandro Tree Bahara, serta Kanit Reskrim Polsek Mauk IPDA Aji Solehudin.
Kapolresta menjelaskan, peristiwa bermula dari aksi tawuran antar kelompok pelajar yang terjadi pada Selasa malam, 7 April 2026, di Jalan Raya Talang, Kecamatan Sukadiri.
“Korban berinisial NAW (16) terjatuh dari sepeda motor saat dikejar kelompok lawan, kemudian dikeroyok menggunakan senjata tajam jenis celurit dan corbek,” ujarnya.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri ke arah kali, namun akhirnya meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya.
Jasad korban ditemukan dua hari kemudian, Kamis (9/4/2026), di aliran Muara Kaliadem, Desa Karang Serang, dengan luka pada bagian dada dan tangan.
Dari hasil penyelidikan, tim gabungan Satreskrim Polresta Tangerang dan Resmob Polda Banten berhasil mengamankan 14 pelaku. Seluruhnya merupakan anak di bawah umur dan masuk kategori Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), sehingga identitasnya dirahasiakan.
“Masih ada satu pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga sebagai pengajak sekaligus pelaku utama pembacokan,” tambahnya.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis corbek, satu unit sepeda motor Honda Scoopy, pakaian korban, serta hasil visum dari RSUD Balaraja.
Para pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.
Kapolresta juga mengimbau orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak.
“Peristiwa ini menjadi perhatian serius. Kami akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan konferensi pers yang dihadiri 17 awak media tersebut berlangsung aman dan lancar. (sdr)





