Pantau RTLH di Tigaraksa, Bupati Tangerang Pastikan Rumah Layak Huni dan Air Bersih

oleh -30 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Tigaraksa.Rabu (15/7/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi di Kecamatan Tigaraksa untuk memantau pelaksanaan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang berhak, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau rumah calon penerima bantuan di Kampung Babakan, Desa Pematang, serta melihat hasil pembangunan RTLH di Desa Cileles. Selain memastikan rumah yang dibangun layak huni, ia juga mengecek ketersediaan akses air bersih bagi warga.

“Hari ini kita melihat dan mengecek langsung kondisi warga calon penerima program maupun hasil pembangunan RTLH yang telah dilaksanakan. Kita ingin memastikan rumah yang dibangun benar-benar layak huni dan memiliki akses air bersih,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Dalilah di Kampung Babakan, Desa Pematang. Rumah tersebut akan segera direhabilitasi melalui Program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin (Gebrak Pakumis) sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami datang langsung ke rumah Ibu Dalilah untuk memastikan rumah ini segera direhabilitasi agar menjadi rumah yang sehat dan layak huni. Program ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang kepada masyarakat yang membutuhkan dan dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

Selain meninjau kondisi rumah, Bupati juga memperhatikan kondisi kesehatan Dalilah yang sedang sakit. Ia menginstruksikan petugas Puskesmas yang turut mendampingi kunjungan untuk segera memberikan pemeriksaan dan penanganan medis.

“Alhamdulillah, Ibu Dalilah langsung ditangani oleh petugas Puskesmas. Mudah-mudahan beliau segera diberikan kesembuhan. Pemerintah tidak hanya memperhatikan kondisi rumah warga, tetapi juga kesehatan mereka,” katanya.

Bupati menjelaskan, Program Gebrak Pakumis merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain persoalan hunian, Bupati juga menyoroti kebutuhan air bersih yang masih menjadi kendala warga, terutama saat musim kemarau. Ia langsung menginstruksikan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim) untuk menyiapkan langkah penanganan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Untuk kebutuhan air bersih, saya sudah meminta Kepala Dinas Perkim menyiapkan toren dan tangki air sebagai solusi sementara. Selanjutnya akan dilakukan pengeboran sumur agar masyarakat memiliki akses air bersih yang lebih baik, khususnya saat musim kemarau,” tegasnya.

Usai meninjau rumah Dalilah, Bupati melanjutkan kunjungan ke Desa Cileles untuk melihat hasil pembangunan RTLH yang telah rampung. Tiga rumah yang dikunjungi merupakan milik Jakari, Amaidah, dan Asmin yang sebelumnya telah menerima bantuan rehabilitasi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdialog dengan para penerima manfaat untuk memastikan rumah yang telah direhabilitasi benar-benar memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Salah seorang penerima bantuan RTLH, Jakari, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tangerang beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan seluruh jajarannya yang telah membangun rumah saya menjadi layak huni. Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah bagus, lebih nyaman ditempati, dan saya sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan,” ujar Jakari. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.