Porprov VII Banten 2026, Tangsel Dinilai Belum Siap Jadi Tuan Rumah

oleh -122 Dilihat

BANTENNOW.COM, TANGERANG,- Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten tahun 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga kini dinilai belum memiliki kejelasan.

Pasalnya, jadwal pelaksanaan maupun jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan belum ditetapkan secara pasti.

Secara aturan, pelaksanaan Porprov kali ini bahkan dinilai sudah jauh dari kata ideal untuk mendukung pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Banten. Sejumlah pihak menilai Kota Tangsel lalai dalam mempersiapkan ajang olahraga terbesar di provinsi tersebut.

Kelalaian itu disebut bermula dari tidak dipatuhinya aturan penetapan jadwal pelaksanaan. Berdasarkan ketentuan, pengumuman jadwal Porprov seharusnya dilakukan 18 bulan sebelum pelaksanaan, serta penerbitan Technical Hand Book (THB) diterima kabupaten/kota minimal 12 bulan sebelumnya.

Meski aturan tersebut telah diubah dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Banten pada Maret lalu menjadi 6 bulan, perubahan ini justru dinilai menunjukkan ketidaksiapan Tangsel dalam memenuhi standar pelaksanaan Porprov.

Salah satu kritik datang dari cabang olahraga gulat yang tidak masuk dalam daftar sementara 47 cabor yang akan dipertandingkan.

Pelatih gulat, Jandi Werson Purba, menilai hal tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap aturan multi event olahraga.

“Dari daftar sementara 47 cabor, kami tidak melihat cabang olahraga olimpiade yang menjadi syarat pelaksanaan Porprov. Gulat tidak masuk, padahal ini cabor wajib di multi event seperti PON, SEA Games, hingga Asian Games,” ujarnya.

Ia juga mengkhawatirkan adanya kepentingan tertentu dalam penentuan cabang olahraga.

“Kalau seperti ini, kami curiga hanya cabor yang menguntungkan tuan rumah yang dipertandingkan. Ini bisa merusak pembinaan olahraga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tangerang, H. Dirman, menilai pelaksanaan Porprov kali ini tidak berjalan sesuai aturan yang semestinya.

“Ini tanda ketidaksiapan. Dengan waktu tersisa sekitar enam bulan menuju November, seharusnya persiapan sudah matang. Pemkot Tangsel, KONI, dan Dispora harus segera berkoordinasi, jangan saling menunggu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua KONI Kabupaten Tangerang, H. Eka Wibayu, yang meminta kepastian dari tuan rumah.

“Kami menunggu kepastian dari Kota Tangsel. Jangan sampai ketidakjelasan ini justru merusak pembinaan olahraga di daerah,” tegasnya. (sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.