Mengenal Semiotika Teknologi dari Aplikasi Zoom Meeting, ZOOM MEETING, EFEKTIF JIKA…….

oleh -2565 Dilihat
oleh
Dini Mailani

BANTENNOW.COM, – Tak terasa hampir setahun sudah bangsa Indonesia terkukung oleh Pandemi Corona Virus. Begitu dahsyat dampak yang ditimbulkan dari virus ini.

Selain memakan korban jiwa, virus ini juga memporak-porandakan system ekonomi, sosial, budaya juga pertahanan dan keamanan suatu negeri. Corona telah merubah cara pandang seseorang terhadap kesehatan, pola hidup dan juga pola berfikir manusia.

Salah satu Dampak yang terimbas corona adalah sektor pendidikan. Perubahan yang mau tidak mau kita harus terima, karena kita tidak punya pilihan lain selain meyiasatinya agar tetap membawa hasil yang optimal.

Apa sih dampak yang terasa di sektor pendidikan ? Kita lihat, pertemuan Guru dan Murid yang biasanya berlangsung di sekolah, di kelas,secara off line, mau tidak mau kini harus berubah menjadi BDR (Belajar Dari Rumah), atau PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh) atau online class.

Hal ini bertujuan agar penyebaran virus corona ini tidak meluas menjadi kluster-kluster baru di institusi pendidikan. Tentu saja perubahan metode dan teknik mengajar lewat online ini menimbulkan masalah baru yang harus diatasi oleh Dinas Pendidikan dari Pusat sampai Daerah.

Betapa tidak, guru yang biasanya berteman dengan spidol dan whiteboard/ papan tulis tiba-tiba harus berubah menggunakan komputer/ lap top dan smart phone. Guru juga harus mempelajari berbagai aplikasi yang dapat menunjang proses belajar mengajar secara online/daring.

Coba anda bayangkan, seorang guru harus belajar lagi bagaimana menggunakan lap topnya agar maksimal atau ia setidaknya harus mempunyai Hp yang canggih agar bisa menjalankan tugasnya mengajar secara online di masa pandemic covid19 ini. Syukur-syukur kalau ia tinggal di perkotaan,bagaimana dengan guru yang mengabdi di daerah pedalaman? Tak ada signal, tak ada aliran listrik yang memadai, tak punya lap top/ smart phone pula.

​Banyak aplikasi yang tersedia bagi seorang guru untuk menunjang tugasnya dalam proses belajar mengajar lewat daring. Internet menyediakan itu semua. Ada aplikasi What’s up, Zoom, Google classroom, Google meet, Schoology, Microsoft team dan lain-lain.

Namun yang cukup populer yang banyak digunakan saat ini adalah aplikasi ZOOM MEETING. Dulu, zoom digunakan hanya untuk pertemuan conference / meeting yang tujuannya memungkinkan sejumlah orang mengadakan pertemuan/ rapat lewat online dikarenakan jarak yang jauh, waktu yang tidak memungkinkan untuk bertemu secara langsung dan sesegera mungkin, juga beberapa alasan lainnya. Saat ini zoom digunakan para akademisi baik guru, dosen maupun pekerja kantoran karena adanya peraturan pemerintah yang melarang melakukan kegiatan berkumpulnya masa dalam kelompok- kelompok, dan membatasi pertemuan yang tidak terlalu mendesak.

Mari kita lihat, mengapa umumnya masyarakat memilih aplikasi zoom? Ada beberapa pendapat mereka :

  1. Aplikasinya mudah diunduh/ down load
  2. Ada fasilitas gratis tak berbayar selama 40 menit di setiap pertemuan
  3. Bisa memuat banyak participant/peserta. Bisa 1000 bahkan, tapi berbayar.
  4. Siapapun bisa memakai aplikasi zoom ini, tidak hanya para akademisi, ibu-ibu majelis taklim pun sekarang sudah menggunakan zoom, padahal tadinya boro-boro nyentuh lap top.
  5. Dalam zoom meeting, pembicara dapat men share screen/ slide materi yang akan disampaikan lewat power point,.sehingga peserta terbantu dalam memahami materi yang disampaikan.

6. Ada interaksi antara pembicara dan peserta lewat visual and auditori. Lewat suara dan gambar di layar monitor.Peserta dan pembicara dapat melakukan dialog, tanya jawab dan memberikan komentar. Dimana hal ini tidak terjadi bila menggunakan aplikasi google classroom, misalnya.
Namun disamping memiliki kelebihan, aplikasi Zoom juga memiliki banyak kelemahan / kekurangan , misalnya :

1. Guru/ si pembicara tidak dapat memonitor secara utuh apa yang dilakukan oleh para peserta zoom saat pembelajaran sedang berlangsung. Misalnya; siswa tiduran saat guru menjelaskan, siswa main game di Hp nya, padahal zoom sedang berlangsung. Hal ini diperparah lagi jika si guru tidak tegas dalam membuat peraturan/ kesepakatan di awal pembelajaran, maka proses belajar mengajar tidak akan berjalan dengan sukses. Peraturan pertama yang harus dikuatkan misalnya nyalakan video/kamera saat pembelajaran daring sedang berlangsung. (on Cam, istilahnya). Mengapa Harus on cam? Mengapa peraturan ini perlu diterapkan?

a. Agar guru dapat memantau dan melihat ekspresi siswa didiknya saat proses belajar berlangsung. Apakah dari wajahnya dia memahami materi yang disampaikan atau tidak, mengangguk atau berkata ya, mengerti. Gesture bisa mewakili hal tersebut dari ekspresi wajah dan suara peserta didik.

b. Agar murid dapat fokus mendengarkan penjelasan gurunya. Karena itulah penting bagi guru untuk melengkapi presentasi tampilannya di zoom lewat Slide materi / video yang di share saat proses KBM (kegiatan belajar mengajar) berlangsung. Hal ini juga dapat menghindari murid dari rasa bosan dan ngantuk saat guru menyampaikan materinya. Guru juga dapat memancing keaktifan siswa dengan memanggil namanya untuk lebih fokus pada layar monitor, juga dapat bertanya pada siswa apabila masih ada yang belum mereka pahami. Bila kamera di off kan oleh siswa, guru dapat menegaskan, bahwa kehadiran siswa / absensi tergantung dari kamera mereka on/off .Apabila ingin dianggap hadir,aktifkan kamera nya di layar zoom.

c. Siswa dapat merespon instruksi guru atau megikuti gerakan yang dicontohkan guru lewat layar monitor. Misalnya pada saat Ice breaking.

2. Kelemahan zoom yang kedua, waktu penggunaan Zoom terbatas hanya 40 menit jika tak berbayar, beda dengan aplikasi Google Meet yang bisa sampai 2 jam pemakaiannya. Sayang, lebih popular Zoom dari pada Google Meet.
3. Ketiga, Zoom banyak menyedot paket data saat digunakan (memakan biaya), dan signal harus kuat (net connection harus kuat).

4. Keempat, Zoom kurang cocok apabila digunakan untuk siswa Sekolah Dasar. Khususnya pelajaran Matematika, karena butuh penjelasan yang rinci tentang proses berhitung atau pemecahan soal. Hal ini sebenarnya bisa disiasati jika guru matematika memakai devise Ipad, dimana ia membuat coretan hitungan di layar Ipad lalu ia share di layar share screen sambal berbagi layar dengan peserta.. (sayangnya tidak semua guru memiliki Ipad) .Share Video pembelajaran dianggap lebih tepat digunakan untuk belajar matematika bagi pelajar Sekolah Dasar.Zzoom bisa menshare link video pembelajaran kepada para siswa/ peserta.

Bagaimana agar penggunaan aplikasi Zoom meeting ini membawa hasil yang memuaskan:

  • Guru wajib belajar memahami berbagai fitur yang ada dalam Zoom. Agar tepat guna tepat sasaran
  • Pastikan signal kuat, karena bila bandwidth nya lemah maka suara si pembicara akan terdengar menggema, bergelombang, tidak jelas. Dan lap topusahakan full battery.
  • Usahakan absensi dengan menyalakan kamera bagi peserta, on cam istilahnya. Agar guru dapat memantau konsentrasi siswa .
  • Si pembicara/ guru harus betul-betul memahami materi yang akan ia sampaikan, siapkan betul materi yang akan disampaikan dengan bantuan PPT/ slide. usahakan berpenampilan cerah dan pakaian yang eye catching (yang menarik), karena akan disaksikan berpuluh-puluh mata pesertanya.
  • Suara si pembicara/ guru harus jelas intonasinya, tidak terlalu cepat, volume juga cukup terdengar dengan jelas bagi para peserta zoom.
  • Nah, fitur apa saja sih yang ada dalam Zoom? Silahkan anda buka aplikasi Zoom yang diwakili symbol gambar kamera di Hp anda atau lap top anda. Disana ada:
  • mute (untuk setting agar suara kita dapat didengar oleh guru/ pembicara, namun jika tidak ingin didengar suara kita maka klik Unmute (symbol gambar seperti microphone) .
  • stop video/ kamera, maksudnya anda ingin terlihat/ tidak oleh si pembicara dan semua peserta di layar zoom, jika anda belum siap hadir namun ingin mendengarkan ceramah/materi maka anda bisa matikan video/ camera (off video) sementara waktu. Lalu jika sudah siap maka on kan kembali camera.
  • Share screen/ sharing white board, maksudnya anda dapat membagikan informasi/ dokumen kepada para peserta zoom berupa Power point/ slide dgn cara mengaitkan materi berupa PDF atau file ke dalam zoom lalu klik shre screen (attach file).
  • Participant adalah orang-orang yang berpartisipasi dalam zoom meeting tersebut. Anda bisa melihat berapa jumlah participant yang bergabung dalam zoom dengan klik participant.
  • Annotate, maksudnya si pembicara bisa membuat catatan/coretan pada gambar agar semua rekan peserta meeting mengerti point- point yang disampaikan si pembicara. Peserta zoom juga bisa bertanya lewat chat di chat box. Dan satu lagi keunggulan zoom,
  • Rec yaitu Pertemuan/ meeting dapat direkam oleh Host/ pemilik ruang meeting dengan cara klik Rec di sisi kiri atas .
  • side by side, yaitu kita dapat membagi layar zoom menjadi 2; melihat layar secara bersamaan antara si pembicara dan materi yang disampaikan. Caranya aktifkan fitur side by side.
  • Virtual Background , Agar background si pembicara / peserta tidak membosankan, kita dapat gunakan vitur Virtual Background. Caranya masuk ke zoom, klik My Meeting setting(jika anda seorang participant/member) , arahkan virtual backgroundpada tab meeting dan verifikasi bahwa pengaturan diaktifkan.
  • Waiting Room, yaitu ruang untuk para peserta menunggu sapai oleh host diizinkan bergabung dengan zoom ( di admit). Apabila peserta ada yang tidak taat peraturan meeting, maka host dapat me remove/ menyingkirkan peserta tersebut.
  • Break out room, fungsinya untuk membagi peserta menjadi beberapa kelas/ kelompok. Misalnya dalam meeting tersebut peserta akan dibagi menurut gender, room untuk wanita dan pria, caranya host men setting meeting, setting break out room. Lalu peserta diminta klik break room , lalu akan tampil kotak join ke grup wanita/ pria.
  • Filter, yaitu ini fungsinya buat perserta yang bosan mendengarkan materi si pembicara, ia bisa klik video setting,pilih filter yang mau anda pilih. Nanti mukamu bisa jadi gambar kucing, kelinci, atau gambar lainnya, buat lucu-lucuan judulnya. Hehe…

Baik, demikianlah sekilas pemaparan tentang aplikasi Zoom Meeting kelebihan dan kekurangannya, serta fitur-fitur apa saja yang ada di dalamnya. Satu catatan penting bagi pemegang kebijakan negeri,

“Sudahkah pemerintah setempat khususnya Dinas Pendidikan setempat mengadakan Training tentang aplikasi media Daring untuk para guru/ instruktur di institusi pendidikan ?” ingat, merekalah garda terdepan Pendidikan di Indonesia.

Jika ingin unggul muridnya, maka cerdaskan gurunya, jadikan para guru trampil dalam menggunakan perangkat IT hingga covid19 ini bukan menjadi hambatan bagi para guru dalam mentransfer ilmunya.

Penulis adalah Mahasiswa Pasca Sarjana Uhamka, Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris.
(Dini Mailani)

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Banten Now merupakan portal online berita dan hiburan dibawah naungan PT INTAN PERMATA MEDIA yang berfokus pada pembaca Indonesia baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri. Berita www.bantennow.com diupdate selama 24 jam. www.bantennow.com memiliki beragam konten dari info komunitas, berita umum, politik, peristiwa, internasional, bisnis, lifestyle, olahraga/sports, otomotif, teknologi, dan lainnya. Para pembaca kami adalah profesional, karyawan kantor, pengusaha, politisi, pelajar, mahasiswa dan ibu rumah tangga.

No More Posts Available.

No more pages to load.