Nurhayati menyampaikan, Kampung Dongeng Serang yang baru diresmikan oleh Walikota Serang, sengaja digagas untuk mendidik anak-anak melalui metode dongeng.
“Hal-hal yang sehari-hari dilakukan anak kemudian dikemas dalam bentuk dongeng. Misalnya bagaimana anak membantu orangtua, berdo’a, dan cuci tangan sebelum makan, berperilaku baik, hormat kepada orangtua, minum air putih tiap hari yang cukup, dan lain-lain,” paparnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris Kampung Dongeng Serang, Aas Asnawiah menegaskan, keberadaan Kampung Dongeng, bukan hanya diperuntukkan bagi anak-anak semata.
Tapi juga terbuka untuk remaja, pelajar, mahasiswa dan orangtua, yang memiliki keinginan untuk belajar.
“Kami terbuka. Setiap ada kegiatan pasti kami share di media social maupun WA grup. Kami terbuka dan gratis,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya juga ingin mengisi kegiatan mendongeng di sekolah, kampus maupun acara-acara keluarga seperti ulang tahun maupun acara lainnya.





