Seoul Jakarta Plastic Surgery Resmi Beroperasi di BSD City, Perkuat Ekosistem Kesehatan D-HUB SEZ

oleh -46 Dilihat
dr. Seo Donlin (Board Certified Plastic Surgeon Seoul Jakarta Plastic Surgery Clinic) , dr. Elisa Husein (Presiden Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Clinic), dan ⁠dr. Shin Sangho (Board Certified Plastic Surgeon Seoul Jakarta Plastic Surgery Clinic), secara simbolis melakukan prosesi gunting pita dalam acara Grand Opening Jakarta-Seoul Plastic Surgery Clinic pada hari Senin, 27 Juli 2026 di Biomedical Campus, BSD City.

BANTENNOW.COM, BSD City – Minat masyarakat Indonesia terhadap layanan wisata medis ke Korea Selatan terus meningkat. Data Korea Tourism Organization (KTO) mencatat jumlah wisatawan medis asal Indonesia mencapai sekitar 6.449 orang pada 2023 dan melonjak menjadi sekitar 10.000 orang pada 2024 atau tumbuh hampir 75 persen.

Menjawab tingginya kebutuhan tersebut, Seoul Jakarta Plastic Surgery resmi beroperasi di Biomedical Campus, BSD City. Mengusung konsep Korean Beauty Without Distance, klinik ini menghadirkan dokter spesialis, teknologi medis, serta standar pelayanan autentik Korea Selatan tanpa masyarakat harus bepergian ke luar negeri.

Grand opening Seoul Jakarta Plastic Surgery digelar pada 27 Juli 2026 di Biomedical Campus, BSD City. Acara tersebut dihadiri Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery Dr. Elisa Husin, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika Indonesia dr. Qori Haly, Sp.BP-RE, Chief of Property Management D-HUB SEZ Sandra Kosasih, jajaran pimpinan perusahaan, serta sejumlah figur publik.

Direktur Seoul Jakarta Plastic Surgery, Dr. Elisa Husin, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan layanan bedah plastik berstandar Korea Selatan yang lebih mudah diakses masyarakat Indonesia.

“Kami ingin menghapus batasan jarak bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kualitas bedah plastik terbaik khas Korea dengan hasil yang natural. Di Seoul Jakarta Plastic Surgery, kami menggabungkan keahlian dokter Korea yang telah berpengalaman lebih dari dua dekade dengan teknologi medis terkini. Pemilihan Biomedical Campus, BSD City, juga menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan estetika bertaraf internasional sekaligus mendukung terbentuknya destinasi baru medical tourism di Indonesia,” ujarnya.

Klinik ini menghadirkan tim dokter spesialis bedah plastik senior asal Korea Selatan yang menetap dan berpraktik di Indonesia. Para dokter tersebut telah memiliki pengalaman menangani berbagai prosedur estetika di tingkat internasional.

Chief Operating Officer (COO) D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, menyambut baik kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan internasional di kawasan tersebut.

“Kehadiran Seoul Jakarta Plastic Surgery semakin memperkuat D-HUB SEZ sebagai kawasan yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, riset, dan inovasi dalam satu ekosistem. Kami berharap investasi ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan estetika berstandar internasional, sekaligus mendorong berkembangnya medical aesthetic tourism dan meningkatkan daya saing Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan di tingkat regional,” katanya.

Seoul Jakarta Plastic Surgery dilengkapi berbagai teknologi medis modern, di antaranya endoskopi canggih yang memungkinkan prosedur dilakukan melalui sayatan minimal sehingga mempercepat proses pemulihan pasien. Klinik ini juga memiliki fasilitas 3D CT Scan untuk pemetaan anatomi secara menyeluruh sebelum operasi, sehingga perencanaan tindakan dapat dilakukan lebih akurat dan sesuai kondisi setiap pasien.

Selain itu, tersedia layanan customized implant yang disesuaikan dengan struktur anatomi masing-masing pasien, serta fasilitas hyperbaric chamber atau terapi oksigen bertekanan tinggi untuk membantu mempercepat proses penyembuhan pascaoperasi.

D-HUB SEZ atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten merupakan KEK pertama di Indonesia yang berfokus pada sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan. Kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mempertemukan institusi pendidikan, rumah sakit, pusat riset, perusahaan teknologi, hingga pelaku industri kesehatan dalam satu kawasan kolaboratif.

Melalui berbagai insentif investasi, kemudahan regulasi, serta dukungan infrastruktur modern yang terintegrasi dengan jaringan transportasi nasional, D-HUB SEZ diharapkan mampu menarik investasi global, mempercepat alih teknologi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi dan layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan Asia.

D-HUB SEZ juga terhubung dengan berbagai pusat komersial, seperti The Breeze, AEON Mall BSD City, QBig, ICE BSD, BSD CBD, Green Office Park, hingga Unilever Campus. Kawasan ini turut dikelilingi institusi pendidikan bertaraf internasional, di antaranya Monash University, BINUS University, Universitas Prasetiya Mulya, IPEKA BSD, Jakarta Nanyang School, Sinarmas World Academy, serta fasilitas kesehatan modern seperti Eka Hospital BSD.

Dari sisi aksesibilitas, D-HUB SEZ terintegrasi dengan sejumlah ruas tol utama, yakni Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja), Tol Jakarta–Serpong, Tol JORR 1, Tol JORR 2, Tol Jakarta–Cikampek, dan Tol Jagorawi. Mobilitas menuju kawasan ini juga didukung transportasi publik seperti BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di kawasan Hiera.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.