Perkuat Ekosistem Digital, Menteri KOMDIGI Resmikan Garuda Spark Innovation Hub di BSD City

oleh -25 Dilihat
Sonny Hendra Sudaryana (Direktur Pengembangan Ekosistem Digital KOMDIGI), Edwin Hidayat Abdullah (Direktur Jenderal Ekosistem Digital KOMDIGI), Meutya Hafid (Menteri KOMDIGI), Irawan Harahap (CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land) dan Ferry Salman (Managing Director Sinar Mas) dalam seremoni Launching Garuda Spark Innovation Hub.di Garuda Spark Innovation Hub BSD City, Rabu (26/8/2026).

BANTENNOW.COM, BSD CITY — Ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Kondisi tersebut mendorong perlunya penguatan ekosistem yang mampu menghubungkan inovasi, talenta, pelaku usaha, teknologi, investasi, hingga akses pasar global.

Laporan e-Conomy SEA yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat nilai ekonomi digital Indonesia mencapai USD 99 miliar pada 2026 dan diproyeksikan meningkat hingga USD 340 miliar pada 2030. Pertumbuhan itu turut didukung oleh semakin luasnya konektivitas digital, dengan sekitar 81 persen masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet.

Menjawab kebutuhan tersebut, Sinar Mas Land bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City, sebuah platform kolaborasi yang mempertemukan startup, talenta digital, pelaku industri, investor, akademisi, komunitas, serta mitra global.

GSIH BSD City merupakan bagian dari jaringan Garuda Spark Innovation Hub yang dikembangkan KOMDIGI untuk memperluas akses pelaku ekosistem digital terhadap berbagai sumber daya yang dibutuhkan untuk berkembang.

Kehadiran GSIH di BSD City sekaligus memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu simpul pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Kolaborasi KOMDIGI dan Sinar Mas Land ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Garuda Spark Innovation Hub BSD City, Rabu (26/8/2026).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Direktur Pengembangan Ekosistem Digital KOMDIGI Sonny Hendra Sudaryana dan CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land Irawan Harahap. Acara tersebut disaksikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Direktur Jenderal Ekosistem Digital KOMDIGI Edwin Hidayat Abdullah, Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten Karna Wijaya, Managing Director Sinar Mas Ferry Salman, serta Senior Vice President Corporate Affairs Sinar Mas Land Panji Himawan.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi peluncuran Garuda Spark Innovation Hub di Biomedical Campus BSD City.

Menurutnya, kehadiran GSIH menjadi bagian penting dalam menyatukan berbagai elemen ekosistem digital yang selama ini bergerak di ruang masing-masing.

“Saya mengapresiasi terselenggaranya Launching Garuda Spark Innovation Hub di Biomedical Campus BSD City. Kehadiran GSIH ini penting untuk memastikan potensi digital Indonesia tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Meutya.

Ia mengatakan, GSIH diharapkan menjadi ruang kerja bersama bagi talenta digital, startup, investor, industri, pemerintah, perusahaan, hingga akademisi.

“Locally Adopted, Nationally Coordinated, Globally Connected, inilah prinsip yang harus kita pegang, khususnya anak-anak muda di Tanah Air, dalam menyambut transformasi digital,” katanya.

Meutya menambahkan, pemerintah menargetkan jaringan GSIH dapat berkembang hingga 500 spoke di berbagai wilayah Indonesia. Target tersebut, kata dia, bukan sekadar mengejar jumlah, tetapi juga untuk mendorong pemerataan akses terhadap ekosistem digital.

“Mari kita jadikan GSIH sebagai ruang kerja bersama untuk membawa potensi dan gagasan menuju manfaat nyata bagi Tanah Air,” ujarnya.

Sementara itu, CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengatakan, GSIH BSD City merupakan Global Hub pertama yang menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem yang menghubungkan inovasi dengan kebutuhan industri dan peluang pasar.

Melalui kolaborasi dengan KOMDIGI, GSIH Global Hub di BSD City diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi talenta, startup, teknologi, investor, serta jejaring ekosistem digital internasional.

“Kehadiran GSIH memperkuat arah pengembangan BSD City sebagai kawasan yang mempertemukan berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, teknologi, dan inovasi dalam satu ekosistem,” kata Irawan.

Menurutnya, GSIH juga berperan sebagai platform yang membantu menghubungkan inovasi dengan kebutuhan nyata industri sekaligus membuka jalur menuju pasar global.

Hal tersebut sejalan dengan positioning GSIH sebagai “The New Home of Indonesia’s Digital Ecosystem & Global Gateway”, yang menempatkan BSD City sebagai salah satu titik penghubung bagi inovasi Indonesia untuk memperoleh akses terhadap kolaborasi, industri, investasi, dan peluang global.

GSIH BSD City dihadirkan melalui skema Privately Owned, Government Operated (POGO). Dalam skema ini, Sinar Mas Land mendukung penyediaan infrastruktur fisik, sedangkan KOMDIGI mengorkestrasi program dan jejaring ekosistem.

Jejaring tersebut mencakup startup, talenta digital, industri, investor, akademisi, pemerintah, hingga mitra global.

Skema POGO menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam menghadirkan infrastruktur ekosistem yang memiliki fungsi lebih luas.

Pemerintah berperan menghadirkan orkestrasi program dan akses jejaring, sementara sektor swasta menyediakan lingkungan serta infrastruktur yang memungkinkan interaksi antarpelaku ekosistem berlangsung secara berkelanjutan.

GSIH BSD City berlokasi di Gedung Biomedical Campus yang didukung konektivitas jalan tol dan transportasi publik. Kawasan tersebut terhubung dengan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, serta jaringan Tol JORR 2 yang menghubungkan sejumlah wilayah mulai dari Bandara Soekarno-Hatta, Kunciran, Serpong, Cinere, Cimanggis, Cibitung hingga Cilincing.

Akses menuju GSIH BSD City juga didukung berbagai moda transportasi publik, seperti bus BSD Link, feeder bus BSD City, serta KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di Kawasan Hiera. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.