BANTENNOW.COM, JAKARTA – Bagi sebagian orang, perjalanan ke Tanah Suci merupakan impian yang membutuhkan persiapan panjang. Bagi 43 karyawan Mayora Group, kesempatan tersebut hadir sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas dan dedikasi mereka selama bekerja di perusahaan.
Mayora Group kembali memberangkatkan puluhan karyawannya untuk menunaikan ibadah umroh. Program yang telah berlangsung secara konsisten selama 10 tahun tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga bagian dari upaya perusahaan dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Tahun ini, sebanyak 43 karyawan terpilih mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umroh bersama pasangan, baik istri maupun suami. Mereka berasal dari berbagai pabrik Mayora di sejumlah daerah dan dijadwalkan berangkat pada Kamis, 24 September 2026.
Direktur HRD Mayora Group, Heri Soesanto, mengatakan program tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, serta kinerja terbaik.
“Ini komitmen perusahaan untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, serta kinerja yang baik,” kata Heri saat pelaksanaan Manasik Umroh Mayora Group di Mayora Group Headquarters, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Namun, menurut Heri, kesempatan menunaikan ibadah umroh tersebut bukan sekadar penghargaan dari perusahaan. Para karyawan yang terpilih diharapkan dapat memaknai perjalanan ke Tanah Suci sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri.

“Bapak dan ibu yang berangkat umroh, sebenarnya bukan dipilih Mayora, tapi dipilih langsung oleh Tuhan,” ujarnya.
Karena itu, Heri berharap pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat membawa perubahan positif ketika para karyawan kembali menjalani kehidupan sehari-hari maupun aktivitas pekerjaan.
Dia juga mengingatkan agar nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian dari budaya kerja Mayora tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui nilai 5R, yakni Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin.
Menurut Heri, menjaga kebersihan dan kerapian bukan hanya berkaitan dengan lingkungan kerja, tetapi juga mencerminkan karakter dan kedisiplinan seseorang.
“Menjaga kebersihan merupakan cerminan dari akhlak yang baik dan disiplin tinggi karyawan Mayora,” katanya.
Selain mempersiapkan aspek ibadah, para peserta juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci. Heri berharap seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik hingga para peserta kembali ke Tanah Air.
“Sepulang umroh nanti bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam segala hal dan tetap mencintai Indonesia,” tuturnya.
Bagi Adung, salah satu karyawan Mayora Jayanti yang terpilih, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti. Karyawan asal Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, itu mengaku bersyukur sekaligus tidak menyangka dapat memperoleh kesempatan berangkat umroh bersama pasangan.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa terpilih untuk berangkat umroh bersama pasangan,” kata Adung.
Kesempatan tersebut terasa semakin istimewa setelah mengingat perjalanan panjangnya bersama Mayora Group. Adung telah mengabdikan diri selama 32 tahun sebagai karyawan perusahaan.
Kini, persiapannya menuju Tanah Suci mulai dilakukan, termasuk mempersiapkan berbagai kebutuhan pribadi dan pakaian yang akan dibawa.
Bagi Mayora Group, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada perjalanan ke Tanah Suci. Lebih dari itu, pengalaman spiritual tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi para karyawan untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga nilai-nilai perusahaan, dan memberikan kinerja terbaik.
Program yang telah berjalan selama satu dekade tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Mayora Group membangun hubungan jangka panjang dengan karyawan, dengan menempatkan loyalitas, dedikasi, dan pengembangan kualitas SDM sebagai bagian penting dalam perjalanan perusahaan. (Jt)






