Satu Tahun Memimpin, Bupati Tangerang Paparkan Capaian Lima Program Unggulan

oleh -333 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memaparkan capaian pembangunan daerah selama satu tahun kepemimpinan mereka dalam forum “Satu Tahun Melangkah Bersama” di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memaparkan capaian pembangunan daerah selama satu tahun kepemimpinan mereka dalam forum “Satu Tahun Melangkah Bersama” di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan daerah serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Genap satu tahun memimpin Kabupaten Tangerang, pasangan Moch. Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah mencatat berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor strategis. Berbagai program yang dijalankan disebut telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sepanjang 2024 hingga 2025.

Berdasarkan data makro daerah, kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang terus menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,19 menjadi 76,74. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,42 persen dan tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 5,94 persen.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga mencatat keberhasilan menurunkan angka stunting secara signifikan, dari 7,7 persen menjadi 6 persen.

Dalam paparannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari implementasi lima program unggulan pembangunan daerah. Kelima program tersebut yakni Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart (PRIMA), Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK), Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS), Sekolah Terpadu Ramah Anak (SETARA), serta Sistem Lingkungan yang Aman, Ramah, dan Berkelanjutan (SELARAS).

Melalui program PRIMA, pemerintah daerah terus mendorong profesionalitas birokrasi melalui digitalisasi layanan kependudukan serta pengoperasian Gerai Pelayanan Publik (GPP) di Mall Ciputra dan Intermoda BSD. Selain itu, untuk mendukung penyerapan tenaga kerja, layanan Kartu Pencari Kerja (AK-1) telah berhasil memfasilitasi penempatan kerja bagi 23.225 pencari kerja.

Sementara itu, melalui program PROSPEK, pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan dengan berbagai inisiatif. Di antaranya penyaluran bantuan beras sebanyak 17,25 ton bagi keluarga dengan kemiskinan ekstrem, pembentukan 25 Desa Mandiri Pangan guna memperkuat ketahanan ekonomi desa, serta pendampingan terhadap 821 pelaku UMKM melalui Kawasan Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan daya saing usaha.

Di bidang pendidikan, program SETARA memperluas akses pendidikan melalui kebijakan sekolah swasta gratis yang melibatkan 44 sekolah dasar dan 116 sekolah menengah pertama. Program tersebut telah menjangkau sebanyak 35.784 siswa. Selain itu, pemerintah daerah juga mengoperasikan 15 unit bus sekolah gratis yang telah melayani lebih dari 3.500 siswa di 14 kecamatan.

Pada sektor kesehatan, program Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS) menjadi salah satu program strategis yang berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 7,7 persen menjadi 6 persen. Kabupaten Tangerang juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100,49 persen yang menjamin perlindungan kesehatan bagi 3.533.206 jiwa penduduk.

Selain itu, layanan kesehatan juga diperkuat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dimanfaatkan oleh 1.381.215 masyarakat atau melampaui target sebesar 110 persen.

Sementara pada sektor infrastruktur melalui program SELARAS, pemerintah daerah membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Pemerintah juga membangun enam unit stasiun pompa banjir serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer guna mengurangi potensi banjir dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Berbagai capaian tersebut juga mendapat apresiasi dalam bentuk sejumlah penghargaan bergengsi. Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 17 kali berturut-turut sebagai bukti pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Di tingkat regional, Kabupaten Tangerang juga kembali meraih prestasi sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXII Tingkat Provinsi Banten untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Selain itu, berbagai penghargaan nasional lainnya turut diraih, di antaranya predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovation Government Award 2025, Paritrana Award atas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta penghargaan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia.

“Satu tahun ini adalah pondasi untuk masa depan Tangerang yang lebih gemilang. Kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan bangga dan inovatif,” ujar Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.