“Sayaaa, sayaa” jawab peserta.
“Oke, sekarang kalian akan dibagikan layang-layang, kemudian kalian lukis ya, silahkan imajinasinya dimainkan, terserah mau menggambar apa saja” ungkapnya.
Layang petek berwarna putih dibagikan, sekaligus cat air sebagai alat lukis. Setiap peserta mendapatkan satu persatu. Jam menunjukan diangka sepuluh lewat tiga puluh. Mereka mulai melukis dari dasar hingga warna sesuai dengan imajinasinya. (*)
Biodata Penulis:
- Founder Sanggar Wuni Kreasi






