Kegiatan meliputi mewarnai gerabah, seni melipat kertas origami dan menggambar layang-layang.
Kak Aman, selaku pendongeng kebagian mengisi acara pertama sebelum menggambar layang-layang.
Ia mendongeng dihadapan anak-anak SMP. Disaat bersamaan, kelompok SMA memiliki kegiatan lain, yaitu melukis gerabah yang berada di taman Museum. Sementara kegiatan SMP ditempatkan di teras belakang Museum.
Kami diberi tugas untuk dongeng kepada peserta kegiatan.
Saat pembukaan, Kak Aman, pendongeng dari Sanggar Wuni Kreasi tak buru-buru mendongeng.
Namun, ia bermain dengan peserta atau biasa disebut ice breaking. Saat permainan dilontarkan, alunan backsound piano yang dimainkan salah satu murid SMP menemani, seolah sedang berada dalam acara seminar motivasi.
Untuk membuat suasana lebih akrab, mereka membuat kelompok, dengan catatan harus berbeda sekolah. Kondisi riuh pun tercipta, lantaran masih bingung dan belum kenal satu sama lain.
Kak Aman memberikan sebuah permainan.
“Kaka akan bercerita, kalo dalam cerita itu kakak sebut angka dua, tiga, empat dan seterusnya…






