Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Dinkes Kota Tangerang Imbau Warga Waspadai Gangguan Pernapasan

oleh -36 Dilihat
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggareni, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. (poto ilustrasi anak gunung krakatau).

BANTENNOW.COM, TANGERANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggareni, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak kesehatan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Paparan abu vulkanik dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Partikel abu yang terhirup berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu,” ujar dr. Dini, Minggu (6/9/2026).

Ia meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan apabila terjadi paparan abu vulkanik. Warga yang mengalami keluhan pada saluran pernapasan setelah terpapar abu diimbau segera melakukan penanganan dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut.

Selain gangguan pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari paparan abu secara langsung, terutama ketika kualitas udara di sekitar tempat tinggal mengalami penurunan.

“Anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama terjadi paparan abu vulkanik,” jelasnya.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan. Informasi dari sumber resmi dinilai penting agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi di lapangan.

Di tengah kondisi tersebut, Dinkes Kota Tangerang memastikan fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan. Warga yang mengalami gangguan kesehatan dapat mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

“Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik. Dengan mengenali gejala dan segera mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan,” pungkasnya.(Afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.