Polresta Tangerang Petakan Titik Rawan Tawuran dan Balap Liar Selama Ramadan

oleh -397 Dilihat
Polresta Tangerang memetakan sejumlah titik yang dianggap rawan aksi tawuran dan balap liar selama bulan Ramadan

BANTENNOW.COM, TANGERANG,-Polresta Tangerang memetakan sejumlah titik yang dianggap rawan aksi tawuran dan balap liar selama bulan Ramadan. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, kepolisian meningkatkan intensitas patroli guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami telah melakukan pemetaan kerawanan serta menyiapkan langkah pengamanan secara komprehensif,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Jumat (20/2/2026).

Indra Waspada menegaskan, Ramadan merupakan momentum peningkatan keimanan dan kebersamaan. Oleh karena itu, situasi kamtibmas yang kondusif menjadi prioritas utama. Ia memastikan komitmen Polresta Tangerang untuk menghadirkan situasi yang aman melalui langkah preventif dan preemtif, serta penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat 18 titik rawan tawuran atau perang sarung dan 11 titik rawan balap liar. Titik-titik tersebut tersebar di wilayah hukum Polsek Cisoka, Pasar Kemis, Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, dan Mauk.

Sementara itu, sejumlah lokasi rawan balap liar di antaranya berada di Jalan Baru Pemda depan Kawasan Millennium, Perumahan Taman Adiyasa Solear, serta Jalan Raya Tanjakan Rajeg.

“Kami akan meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, khususnya saat ngabuburit serta pada malam hari hingga menjelang sahur,” ujar Indra Waspada.

Ia menjelaskan, patroli dilakukan secara mobile dan stasioner, termasuk razia kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain itu, pemantauan media sosial juga dilakukan karena kerap digunakan sebagai sarana untuk membuat janji tawuran maupun balap liar.

“Setiap potensi gangguan akan kami respons cepat,” tegasnya.

Selain memetakan titik rawan tawuran dan balap liar, Polresta Tangerang juga mengidentifikasi 25 titik rawan kemacetan, yang mayoritas berada di simpang, pertigaan, dan perempatan jalan. Adapun pusat keramaian saat berbuka puasa tercatat sedikitnya sembilan titik, di antaranya kawasan Citra Raya, Puspemkab Tangerang, dan Talaga Bestari.

Untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas, Polresta Tangerang akan menempatkan lebih banyak personel di titik-titik rawan serta melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif menjelang berbuka puasa dan setelah salat tarawih.

Sementara itu, pengamanan pusat keramaian dilakukan melalui Patroli Pusaka (Patroli Pusat Keramaian) guna mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan dan curanmor, serta mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

Indra Waspada menegaskan, tidak ada toleransi terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas selama Ramadan. Meski mengedepankan langkah preventif, pihaknya tetap akan menindak tegas dan terukur setiap pelanggaran hukum yang ditemukan.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Ramadan di Kabupaten Tangerang dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh keberkahan.Pungkasnya. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.