Polresta Tangerang Groundbreaking Jembatan Merah Putih Presisi di Pasar Kemis, Tanam 1.000 Pohon

oleh -39 Dilihat
Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi oleh Kapolda Banten di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.Selasa (21/4/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Ilat RT 02/03, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman 1.000 pohon yang dilakukan secara simbolis di Kampung Pondok, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang secara langsung meletakkan batu pertama mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan jembatan merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden, serta menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat,” ujarnya.

Hengki menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekaligus meningkatkan mobilitas warga.

“Pembangunan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 1,5 hingga 2 bulan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas fasilitasi pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, kehadiran jembatan akan sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Terima kasih atas fasilitasi pembangunan jembatan ini,” kata Maesyal.

Ia berharap keberadaan jembatan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain itu, penanaman pohon dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat ke depan.

Dalam laporannya, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan, pembangunan jembatan telah mendapatkan persetujuan dari Kepala Desa Pangadegan serta dukungan penuh dari masyarakat setempat.

Adapun sumber anggaran berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan dengan total Rp185.736.000.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperlancar arus lalu lintas.

“Selain itu juga untuk meningkatkan akses terhadap fasilitas umum, memperkuat hubungan sosial dan budaya, serta meningkatkan keamanan masyarakat,” jelasnya.

Selain pembangunan jembatan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman 1.000 pohon rambutan di sejumlah wilayah, meliputi Pasar Kemis, Cisoka, Tigaraksa, Panongan, dan Cikupa.

Penanaman pohon produktif ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat. Pohon rambutan diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus komoditas yang bernilai jual.

“Diharapkan pembangunan jembatan dan penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.