Bupati Tangerang Tinjau Normalisasi Kali Cirarab, Bangunan Liar Dibongkar

oleh -247 Dilihat
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembongkaran bangunan liar di bantaran Kali Cirarab, Sepatan dan Pasar Kemis. Selasa (21/4/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kembali meninjau langsung progres pembongkaran bangunan liar dan normalisasi Kali Cirarab di wilayah Kecamatan Sepatan dan Pasar Kemis, Selasa (21/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, serta para camat setempat.

Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, kehadiran jajaran lintas instansi bertujuan memastikan proses penertiban dan normalisasi berjalan sesuai rencana. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan yang berada di bantaran sungai, salah satunya PT Intek, terkait penggunaan lahan yang melanggar garis sempadan sungai (GSS).

“Kami sudah sampaikan dan alhamdulillah pihak PT Intek bersedia mematuhi ketentuan GSS dan akan melakukan pembongkaran secara mandiri. Ini bentuk kepedulian dan kesadaran terhadap kepentingan umum,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, normalisasi Kali Cirarab dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko banjir serta meningkatkan keselamatan masyarakat, pekerja, dan warga di sekitar bantaran sungai. Setelah proses pembongkaran, akan dilanjutkan dengan pengerukan sungai serta penurapan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Setelah dinormalisasi dan dilakukan penurapan, insyaallah wilayah ini diharapkan tidak lagi terdampak banjir. Ini adalah langkah jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi kesadaran masyarakat dan pelaku usaha di dua wilayah tersebut yang secara mandiri melakukan pembongkaran bangunan. Ia berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pihak lainnya.

“Di wilayah Sepatan, ada tiga perusahaan yang akan membongkar secara mandiri. Di Pasar Kemis juga masyarakat, termasuk pelaku usaha dan tempat ibadah, sudah mulai melakukan pembongkaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, panjang normalisasi Kali Cirarab diperkirakan mencapai sekitar 700 meter, dimulai dari wilayah Gelam hingga lokasi peninjauan di PT Intek.

Terkait penanganan banjir di wilayah lain, ia menyebutkan akan dilakukan pembangunan turap dan infrastruktur pengendali banjir lainnya, seperti di wilayah Jayanti dan Kresek yang saat ini sedang dalam proses tender oleh BBWS.

“Penanganan banjir menjadi perhatian bersama antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan BBWS. Semua dilakukan secara bertahap untuk mengurangi tingkat kebanjiran di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (sdr).

No More Posts Available.

No more pages to load.