Selain ruang dagang, revitalisasi ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti musholla, lahan parkir, jalan lingkar pasar, hydran, gardu listrik, dan MCK.
Saat ini, Pasar Mauk menampung 355 pedagang aktif dengan total 451 ruang dagang, dan pembangunan ini mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) perpasaran untuk memastikan kualitas dan kenyamanan pasar.
Dengan revitalisasi ini, Pemkab Tangerang menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pasar yang aman dan nyaman yang tidak hanya memfasilitasi transaksi ekonomi tetapi juga memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pedagang dan memberikan pengalaman belanja yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya revitalisasi ini, Pasar Mauk dapat menjadi contoh pasar yang modern namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang ada, sehingga masyarakat dapat menikmati tempat belanja yang lebih nyaman dan aman,” ungkap Finny Widiyanti.





