Pemprov Banten Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri

oleh -36 Dilihat
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kategori Creative Financing.di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

BANTENNOW.COM, YOGYAKARTA,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada kategori Creative Financing. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Gubernur Banten Andra Soni di Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Dalam ajang tersebut, Pemprov Banten berhasil meraih peringkat kedua tingkat provinsi untuk kategori Creative Financing. Atas capaian itu, Pemprov Banten juga memperoleh insentif fiskal dari Kemendagri sebesar Rp2 miliar.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas pemerintah daerah dalam mengelola pembiayaan pembangunan.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas pengakuan yang diberikan kepada Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, malam ini Provinsi Banten mendapat penghargaan Creative Financing. Kami mengucapkan syukur atas apresiasi ini dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus menggali serta mengembangkan potensi daerah dalam rangka mendukung pembiayaan pembangunan,” ujar Andra Soni.

Ia menjelaskan, salah satu implementasi skema creative financing di Provinsi Banten dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan. Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Banten mampu membiayai Program Sekolah Gratis yang menjangkau 801 sekolah swasta dengan total sekitar 60.705 siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta.

Selain itu, program tersebut terus dikembangkan untuk memperluas dukungan terhadap pendidikan Madrasah Aliyah. Menurut Andra, keberhasilan pelaksanaan program itu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk partisipasi sekolah-sekolah swasta.

“Kami menjadikan penghargaan ini sebagai pemacu semangat untuk terus maju dan mengembangkan berbagai potensi daerah,” katanya.

Andra menegaskan, penghargaan yang diterima tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Provinsi Banten, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan berbagai kebijakan pembangunan.

“Prinsipnya adalah bagaimana sebuah kebijakan dijalankan secara konsisten agar menghasilkan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi diselenggarakan di enam regional sebagai upaya menciptakan kompetisi yang lebih adil antardaerah.

Terdapat sejumlah kategori penilaian dalam ajang tersebut, di antaranya penanganan kemiskinan, stunting, pengangguran, inflasi, dan creative financing. Penilaian dilakukan berdasarkan data terbuka yang dapat diakses publik, termasuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Untuk kategori creative financing, yang dinilai adalah sejauh mana pemerintah daerah mampu berinovasi dalam mengelola keuangan daerah, khususnya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Tito.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antar kepala daerah sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan di masing-masing wilayah.

“Acara ini memberikan penghargaan kepada kepala daerah atas kinerjanya. Harapannya, tumbuh semangat untuk saling bersaing secara sehat dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.(wn)

No More Posts Available.

No more pages to load.