Menurut Pj Bupati, kegiatan seperti ini seharusnya menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara teratur, tidak hanya pada perayaan hari besar seperti 17 Agustus.
“Harusnya ini dijadikan sebagai suatu agenda rutin untuk kegiatan olahraga tradisional, tidak hanya untuk acara 17-an saja. Event ini harusnya terus dibudayakan dan menjadi sebuah kebiasaan di sekolah-sekolah kita,” ujarnya.
Salah satu olahraga tradisional yang mendapat perhatian adalah bola sundul, yang merupakan permainan asli dari Kabupaten Tangerang.
Dalam permainan ini, dua tim berlomba untuk mengoper bola dengan menggunakan kepala mereka tanpa menyentuhnya dengan tangan atau kaki, menunjukkan keterampilan dan ketangkasan yang unik.
“Adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan memajukan olahraga tradisional. Memperkenalkannya kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak kita agar olahraga tersebut tidak punah dan bisa tetap lestari sebagai kearifan lokal yang terus bisa kita nikmati,” tambah Pj.





