Inovasi Bakteri Pengikat Nitrogen dari Akar Bambu Memperbaiki Kesuburan Tanah Hingga Tingkatkan Hasil Panen

oleh -7690 Dilihat
oleh
Akar Bambu
Kabupaten Tangerang kini mengembangkan PGPR dari akar bambu untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Inovasi unik ini dikembangkan oleh komunitas petani di Kabupaten Tangerang dengan memanfaatkan akar bambu yang telah lapuk sebagai bahan utama pembuatan PGPR.

Akar bambu terkenal memiliki kemampuan menghasilkan enzim selulase, terutama lingo selulase, yang berperan penting dalam proses dekomposisi organik dan pembentukan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman.

Proses pembuatan PGPR dari akar bambu cukup sederhana dan dapat dilakukan oleh petani setempat melalui fermentasi.

Proses pembuatan larutan PGPR dimulai dengan membersihkan akar bambu, menghancurkannya hingga memar, dan kemudian merendamnya dalam air selama 5-7 hari hingga terbentuk larutan dengan aroma khas.

Setelah itu, larutan dicampur dengan bahan tambahan seperti dedak, terasi, kapur sirih, dan molase untuk menghasilkan produk PGPR yang siap digunakan. Larutan ini dapat diaplikasikan langsung pada benih, bibit, atau tanaman dewasa untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan terhadap penyakit.

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Banten Now merupakan portal online berita dan hiburan dibawah naungan PT INTAN PERMATA MEDIA yang berfokus pada pembaca Indonesia baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri. Berita www.bantennow.com diupdate selama 24 jam. www.bantennow.com memiliki beragam konten dari info komunitas, berita umum, politik, peristiwa, internasional, bisnis, lifestyle, olahraga/sports, otomotif, teknologi, dan lainnya. Para pembaca kami adalah profesional, karyawan kantor, pengusaha, politisi, pelajar, mahasiswa dan ibu rumah tangga.

No More Posts Available.

No more pages to load.