TANGERANG — Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan dengan menghadirkan inovasi berbasis komunitas di sektor pertanian, yaitu melalui penggunaan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dari akar bambu.
Teknologi ramah lingkungan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
PGPR, atau bakteri pengikat nitrogen, adalah kelompok bakteri yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman, memperbaiki kesuburan tanah, dan meningkatkan hasil panen.
Bacaan Lainnya:
Bakteri ini bekerja dengan mengikat nitrogen bebas dari udara dan mengubahnya menjadi amonia yang bermanfaat bagi tanaman.
BACA JUGA: Pertama Kali Digelar! Inovasi dan Teknologi Pertanian Tepat Guna Resmi Dibuka
Selain itu, PGPR juga memasok berbagai mineral penting seperti besi, fosfor, dan belerang, serta memacu produksi hormon tanaman yang berdampak langsung pada pertumbuhan tanaman.





