Herman menekankan bahwa peningkatan kualitas SPIP bukan sekadar retorika, melainkan harus diimplementasikan dengan tindakan konkret. Penguatan SPIP penting sebagai pengendalian internal untuk memastikan bahwa aktivitas pemerintah sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan, serta menekankan integritas dan nilai etika dalam berkerja.
“Setiap aktivitas kegiatan antara pimpinan dan pegawai harus mencerminkan prinsip keterbukaan, kejujuran, dan keadilan,” imbuhnya.
Dalam konteks ini, kejujuran, keterbukaan, dan keadilan merupakan prinsip yang harus tercermin dalam setiap kegiatan pimpinan dan pegawai. Herman berharap peserta kegiatan dapat memanfaatkan persiapan Penilaian SPIP dengan sebaik mungkin untuk mencapai hasil yang optimal.
“Karena keandalan SPIP selain manjadi indikator penilaian Reformasi Birokrasi juga menjadi dasar dari pemberian opini oleh BPK atas laporan keuangan,” pesan Sekda.





