Posisi geografis, bahwa keanekaragaman spesies bervariasi di antara daerah tropis dan dingin (temperate). Misalnya ekosistem laut tropis, terumbu dan padang lamun, keanekaragamannya sangat tinggi terutama untuk spesies moluska, kepiting, dan ikan. Namun bintang laut (starfishes) dan alga coklat dari ordo Laminariales, keanekaragamannya tinggi pada perairan dingin Seperti di Laut pasifik.
Tidak ada negara lain di dunia yang mempunyai keadaan sama dengan Indonesia karena terletak di antara dua wilayah biogeografi yaitu Indo-Malaya dan Australia dengan garis Wallace di antaranya. Oleh karena itu, Indonesia tidak hanya merupakan negara “keanekaragaman hayati raksasa” (mega biodiversity) melainkan juga mempunyai tingkat endemisme yang tinggi. (*)





