Arief Pantau dari Udara, Cari Potensi Titik Api Baru di TPA Rawa Kucing

by -49 Views
TPA Rawa Kucing

BANTENNOW.COM, NEGLASARI — Meskipun nyala api telah mulai mereda, upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing tetap menjadi prioritas.

Pemerintah Kota Tangerang, dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah memasuki hari keempat dalam pertempuran melawan elemen-elemen api ini.

Namun, kali ini, mereka membawa senjata baru dalam bentuk helikopter water bombing yang diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman.

Dalam sebuah pengamatan dari udara, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Herman Suwarman, serta Komandan Korem (Danrem), Brigjend TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, menggunakan helikopter BNPB untuk menjelajahi dan memetakan potensi titik api lain yang mungkin akan muncul di TPA Rawa Kucing, khususnya di zona pintu 3, pada hari Senin.

“Memasuki hari keempat, kita melihat perubahan yang signifikan berkat kerja keras tim gabungan, serta kolaborasi dengan Kementerian LHK, BNPB, dan TNI-Polri,” ungkap Arief dengan semangat.

“Namun, kita tidak akan berhenti di sini, kami akan terus berupaya sampai api benar-benar padam,” tambahnya.

Dari pandangan udara, para pemimpin melihat asap tebal di sebelah selatan, meskipun api yang menyala tampaknya telah terkendali. Asap putih tebal mengindikasikan keberadaan api yang mungkin masih berkobar di bawah tumpukan sampah.

“Dan untuk hasil pantauan udara tadi terlihat untuk yang di sebelah selatan itu asapnya sangat pekat, untuk api sudah tidak terlihat ya karena asap putihnya sangat pekat jadi kemungkinan api yang ada di bawah sampah yang harus mulai kita tangani,” ujarnya.

Untuk menghadapi tantangan ini, Wali Kota Arief meminta agar tim pemadam kebakaran membuka akses bagi alat berat dan kendaraan pemadam. Tujuannya adalah agar mereka bisa lebih cepat menjangkau titik api yang mungkin bersembunyi di bawah sekam sampah.

“Sesuai arahan dari BNPB juga ini kita sudah instruksikan kepada petugas yang ada di lapangan agar membuka akses untuk kendaraan alat berat dan pemadam agar dapat lebih mudah masuk, tidak perlu memutar, yang tujuannya untuk menyisir dan menyasar langsung ke titik-titik api terutama yang ada di bawah sekam.” lanjutnya.

Namun, upaya mereka tak berhenti di situ. Untuk lebih efektif memetakan titik api yang tersembunyi di dalam tumpukan sampah, mereka berencana menggunakan teknologi canggih berupa drone geo thermal. Selain itu, ada pertimbangan untuk membawa tambahan helikopter water bombing dari BNPB.

“Nah untuk api yang ada di dalam ini perlu di mapping menggunakan drone geo thermal, makanya kita akan coba upayakan untuk kerja sama atau pinjam selain tentunya akam ada helikopter water bombing tambahan dari BNPB,” terang Arief.

Selain teknologi, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, merupakan kunci kesuksesan. Wali Kota juga mencari bantuan dari para ahli yang berpengalaman dalam menangani kebakaran. Kolaborasi dengan Kodim Kota Solo diharapkan dapat membawa tenaga ahli yang memperkaya pengalaman penanganan kebakaran.

“Selain bantuan berupa alat, kami bersama Kodim Kota Tangerang juga sedang mangupayakan kolaborasi dengan Kodim Kota Solo untuk mendatangkan tenaga-tenaga ahli yang sudah berpengalaman menangani kebakaran yang kemarin terjadi juga di TPA Putri Cempo.” tukas wali kota. (tw)

“Intinya kita akan terus ikhtiar dan upayakan dengan berbagai macam cara agar musibah kebakaran di TPA Rawa Kucing ini dapat segera teratasi dan tuntas.” tutup Arief. (tw)

No More Posts Available.

No more pages to load.