Selanjutnya pada 25 Juni, JMSI menggelar diskusi yang membahas tantangan media siber di era pandemi, dengan menghadirkan dua pembicara yakni pendiri CekNRicek Ilham Bintang dan pendiri Jagaters Joko Intarto.
Gubernur Anies Baswedan mengingatkan bahwa terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, tantangan utama yang dihadapi media massa di era digital tetap sama. Yaitu, penghormatan terhadap etika jurnalistik.
“Tantangan terbesar di dunia digital ini adalah soal kaidah jurnalistik dan ekosistem pers yang harus dijaga untuk tetap sehat. Sehingga kita (media massa) tidak terpaku sekadar untuk menggulirkan informasi demi sensasi, tapi untuk menjadi bagian dari menghadirkan informasi yang objektif, akurat, dan mencerdaskan,” urainya.
“Media massa digital harus tetap tegak pada prinsipnya, jadi jembatan dan menampilkan fakta apa adanya dan fakta yang mencerahkan. Sehingga diharapkan budaya literasi masyarakat dapat terbangun dan bisa ikut memajukan bangsa,” ujarnya. (wis)





