“Dalam realisasinya saya menilai ada permainan yang sengaja dilakukan oleh Pemerintah maupun OPD. Harus diingat Semenjak diterbitkan kebijakan relokasi PKL stadion saya bersama PKL berulang kali menyerukan penolakan, bahkan kami beberapa kali melakukan aksi demonstrasi di Pemkot,” katanya.
“Hal ini bertujuan agar Walikota mendengar dan menyerap aspirasi rakyat. Namun aspirasi rakyat tidak sedikitpun dipertimbangkan sama Walikota,” sambungnya.
Dirinya juga menyebut, bahwa kebijakan relokasi PKL terkesan politis. Menurutnya Walikota terlalu memaksakan kehendak tanpa mencari solusi.
“Jika PKL stadion tidak diberikan ruang untuk menempati atau berjualan di area Stadion kembali. Mahasiswa bersama PKL akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran di kantor Walikota. Bahkan kami akan melakukan skema pendudukan kantor Walikota sebagai bentuk kekecewaan PKL,” tandasnya. (bn)






