“Dilakukan dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting,” tambahnya.
Hendra mengatakan penyelenggaraan intervensi secara konvergen terus dilakukan perbaikan oleh TPPS, dengan menyelaraskan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan lintas sektor serta antar tingkat pemerintahan dan masyarakat.
“Kami terus memastikan program dan kegiatan serta anggaran tepat sasaran, dengan meningkatkan koordinasi-sinergi dan memastikan tepat pada sasaran bagi keluarga dengan resiko stunting. Peningkatan peran, kolaborasi dan keterlibatan para mitra pembangunan juga terus dilakukan,” katanya.
Sementara itu, penguatan Tim Pendamping Keluarga dalam melakukan pendampingan terus dilakukan secara maksimal kepada keluarga beresiko stunting untuk meningkatkan akses terhadap bantuan sosial yang membutuhkan serta peningkatan status gizi remaja putri, ibu hamil dan balita.





