Ditambahkan Zaki, pihak kecamatan sudah membantu nanti tinggal bantuan material untuk kemudian mempercepat. Jadi kalau di sini penanganannya berbeda dengan Mauk. Tidak dibutuhkan tenda-tenda darurat ataupun dapur umum seperti di Mauk. Mudah-mudahan tidak ada lagi angin kencang yang timbul di daerah Mekar Baru atau daerah lainnya di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu Zamzam Manohara selaku Camat Mekar Baru mengungkapkan, angin puting beliung yang menimpa beberapa wilayah di Mekar Baru pada Sabtu malam tanggal 21 Desember 2019 sekira, pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Puntung Rokok Bisa Timbulkan Kebakaran
Dalam peristiwa tersebut ada dua desa yang terdampak yakni Deda Waliwis dan Desa Jenggot. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan saja dan itu sudah ditangani oleh puskesmas.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini, hanya ada yang luka ringan saja dan itu sudah ditangani oleh puskesmas. Bantuan pun sudah diberikan kepada korban terdampak,” ujarnya.
Zamzam memperkiraan jumlah bangunan terkena dampak total ada 122 rumah. Dengan rincian rusak berat delapan unit, rusak sedang 15 unit (atap rumah), dan rusak ringan 100 rumah. (bn)







