“Program ini telah masuk dalam dokumen RPJMD Kabupaten Tangerang 2025–2029, khususnya dalam mendukung misi pertama, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan bahwa transaksi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memudahkan pelayanan kepada masyarakat serta meringankan beban mereka. Ia menyebutkan bahwa inovasi yang dilakukan telah merambah pasar tradisional di wilayahnya.
Bacaan Lainnya:
“Alhamdulillah transaksi digital ini sudah merambah ke pasar-pasar. Bapenda juga inovasinya cukup banyak terkait dengan keterbukaan sistem pendapatan dan belanja di Kabupaten Tangerang berbasis elektronik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperluas kanal-kanal digital di seluruh wilayah dan memberikan insentif khusus bagi pengguna sistem transaksi digital.







