Ditegaskan Rahimandani, kehadiran media daring atau siber menjadi pendukung dalam mewujudkan demokrasi yang sehat.
“Informasi yang disajikan media siber yang cepat, mudah diakses dimana saja dan kapan saja, menjadikan media siber menjadi elemen penting dalam berdemokrasi. Untuk itu, kami SMSI dengan jaringan medianya siap untuk bersama-sama mensukseskan demokrasi lokal. Setelah pemilu 2019 akan segera ada pilkada 2020, yang akan dilaksanakan oleh provinsi dan delapan kabupaten di Provinsi Bengkulu,” terangnya.
Sementara, Dir Intelkam Polda Bengkulu Kombes Pol Solihin menyampaikan hal senada. Dalam penyampaiannya, Solihin mengajak masyarakat untuk kembali memperbaiki silaturahmi yang sempat renggang, sesama masyarakat akibat beda pilihan politik pada 17 April 2019 lalu.
“Gara-gara beda pilihan politik menjadikan hubungan silaturahmi menjadi retak, tidak berteguran dan bahkan saling menjatuhkan. Saatnya melalui momentum Idul Fitri ini, kita perbaiki semuanya, kita satukan kembali,” kata Solihin.
Hal yang sama disampaikan Kadis Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu Jaduliwan, yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.
“Ayo sama-sama kita ciptakan Bengkulu yang damai, aman dan kondusif, kita fokuskan pada pembangunan lokal. Bengkulu sebentar lagi akan melaksanakan hajatan besar diantaranya Porwil X dan Wonderful Bengkulu 2020. Selain itu, sejumlah program pembangunan di Bengkulu yang telah dicanangkan pemerintah butuh dukungan semua elemen masyarakat,” ungkapnya.






