Ketika ditanya mengapa ratusan UMKM itu datang dan tidak memperhatikan protokol kesehatan, Teddy mengatakan hal itu disebabkan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan datang di luar jadwal yang sudah ditentukan panitia.
“Jadwalnya sudah dibagi per kecamatan. Waktunya juga satu bulan dan tanpa dipungut biaya. Tapi karena salah tafsir, akhirnya ratusan pelaku UMKM datang dari luar kecamatan yang bukan jadwalnya,” katanya.
Baca Juga : Kemendagri Bantu APD, Bupati Zaki Salurkan Buat UMKM
Karena itu, Teddy mengimbau kepada masyarakat yang akan mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan agar datang sesuai dengan jadwalkan yang sudah ditentukan untuk menghindari kerumunan di lokasi pendataan. (bud)







