“Rapid test massal di Kelurahan Sukamantri saja sudah 3 kali, karena di wilayah tersebut ada pasien yang positif Covid-19. Rapid test massal ini tujuannya tracing orang-orang terdekat dengan pasien positif. Namun di Sukamantri negatif semua,” ujarnya.
Kemudian rapid test massal di Perumahan Puri/Ebreg hasilnya juga negatif semua. Di wilayah Picung hasilnya juga negatif. Hal ini disebabkan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan sudah cukup tinggi terutama memakai masker bila sedang keluar rumah dan menjaga jarak.
Camat Pasarkemis Kabupaten Tangerang, Haidir menjelaskan rapid test massal ini untuk menekan penyebaran Covid-19 mengingat Pasar Kemis masuk zona merah. (bud)







