Dalam mengolah produk minuman Unjuk Rasa tersebut, ia tidak menggunakan gula biang, akan tetapi gula pasir produk lokal. Air yang digunakan aqua dan tidak menggunakan bahan pengawet.
“Karena tidak menggunakan bahan pengawet atau zat kimia tertentu, maka produk minuman Unjuk Rasa yang memiliki delapan rasa ini, hanya kuat tujuh hari di simpan di kulkas,” terangnya.
Ditanya tentang segmentasi pasar yang ingin digarap, Juwita menegaskan produk minumannya itu produk kekinian. Karena itu, segmentasinya lebih kepada para remaja masa kini atau generasi milenial.
Namun sebetulnya minumannya tersebut tidak hanya disukai kaum milenial, akan tetapi cocok juga untuk kalangan zaman old. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pemesanan dari kalangan mereka. Pesanan itu datang dari Jabodetabek, Banten dan Lampung.
Dikatakannya, produk penjualannya dilakukan dengan pola online. “Pemasaran yang kami lakukan harus betul-betul menyesuaikan dengan zaman, sperti digital marketing,” katanya.





