Melalui kerja sama dengan tokoh agama serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kabupaten dan kecamatan, berbagai imbauan telah disampaikan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.
“Kami sudah menggelar istigasah, melakukan pertemuan langsung dengan komunitas ojol, serta mengundang Ketua MUI Kabupaten dan Kecamatan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat,” jelas Maesyal.
Di sektor pendidikan, keterlibatan kepala sekolah juga menjadi perhatian khusus. Mereka diharapkan mampu membimbing siswa agar tidak hanya berprestasi di kelas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengganggu ketertiban.
“Selain itu, kami melibatkan kepala sekolah untuk memanajemen siswanya agar tetap menjaga keamanan,” imbuhnya.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri RI, Bahtiar. Ia menyampaikan apresiasi terhadap seluruh langkah yang telah diambil Pemkab Tangerang dalam menjaga ketertiban daerah.





