Pada tahap kedua ini, Bulog telah menampung 200 ton beras produksi dalam negeri, yang merupakan langkah positif dalam mendukung produksi pangan lokal.
“Kita memiliki alasan untuk bangga karena pada tahap kedua ini terdapat beras dalam negeri, termasuk dari Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang dan Serang, dengan jumlah total 200 ton,” tambahnya.
Abdul Munir juga memberikan jaminan bahwa beras yang disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) Nasional telah terjamin kualitasnya. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk mengonsumsinya.
“Jangan takut untuk mengonsumsi beras Bulog, kami dari DPKP telah melakukan pemeriksaan kualitas dan kadar air yang memadai. Masyarakat bisa mengonsumsinya dengan aman karena telah terbukti,” tegasnya.
Sementara itu, Irfan, Wakil Pimpinan Cabang Kantor Bulog Tangerang, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan penyaluran tahap kedua dengan jumlah penerima mencapai 144.633 kepala keluarga.





