Mengikuti perkembangan zaman
Ketika internet ditemukan dan koran elektronik baru diperkenalkan di Amerika awal tahun 1990-an, kebanyakan orang kemudian mendapatkan informasi dari layar komputer atau dari telpon seluler ketimbang dari lembaran kertas koran.
Bagi media massa Islam, perkembangan teknologi informasi seperti itu sejatinya merupakan peluang, karena pers Islam pun pada dasarnya juga bergerak pada bisnis penyediaan jasa informasi dengan mengkonstruksi realita sosial dan membingkainya sesuai kebijakan internal dalam nuansa jurnalisme kenabian.
Oleh karena itu, jika sekarang disebut abad informasi, maka perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang informasi, termasuk pers Islam mestinya juga bisa terus hidup dan makin berkembang, apalagi pangsa pasarnya relatif luas.
Dengan kondisi seperti itu, satu-satunya kunci sukses bagi media massa Islam dan jurnalis muslim adalah kesiapannya untuk berubah dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama perkembangan teknologi informasi. Media massa di negara mana pun yang selalu siaga dengan berbagai kemungkinan telah terbukti, bukan saja tetap ‘survive’, melainkan juga hidup makmur dan berpengaruh.






