Para peserta didik wajib shalat berjamaah di awal waktu. Seusai shalat magrib dan subuh mereka diwajibkan belajar membaca dan menghapal Al-Qur’an serta belajar tajwid. Mereka juga secara berkala dilatih “public speaking” dan menjadi Imam shalat.
“Journalist Boarding School” yang dilaunching pada akhir April 2019 itu siap menampung 30 peserta setiap tahun. Setiap peserta akan mengikuti pendidikan selama satu tahun, dengan peningkatan materi secara berjenjang.
Sekolah jurnalistik itu dibangun, bukan semata berorientasi bisnis, tetapi lebih kepada ihktiar bersama dalam rangka mempersiapkan wartawan profetik yang kian diperlukan kehadirannya di era konvergensi media sekarang ini.
Perjuangan jajaran pengurus sekolah jurnalistik di Cilegon Banten untuk menyiapkan calon-calon wartawan profesional dan berakhlak mulia itu masih panjang dan penuh tantangan.
Karenanya perlu kerja keras dan kerja ikhlas semua pihak terkait dengan tetap mengedepankan “akhlaqul karimah” (sikap sopan santun) sebagaimana diajarkan Rasulullah Muhammad SAW.






