BANTENNOW.COM, SAMARINDA — Dalam pertandingan yang penuh dengan tensi, Persita harus menelan pil pahit dengan kekalahan 2-1 dari Borneo FC dalam pertandingan Liga 1 2023/24.
Meskipun tampil dominan sepanjang pertandingan, Pendekar Cisadane harus merelakan tiga poin di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (25/8) malam.
Gol-gol dari tuan rumah dicetak oleh Diego Michiels dan Adam Alis membawa Borneo FC unggul, sementara Persita hanya mampu memperkecil kedudukan melalui tendangan Hanis Sagara di penghujung laga. Namun, kekalahan ini tidak hanya tentang skor akhir, tetapi juga kontroversi yang mengitarinya.
Pelatih Persita, Luis Edmundo, mengungkapkan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan wasit yang dianggapnya kontroversial dan berpotensi mempengaruhi jalannya pertandingan.
“Kita memiliki banyak peluang dan tidak bisa mencetak gol, kami belum beruntung. Saya sedikit kesal karena keputusan wasit sangat kontroversial. Ada beberapa situasi yang terjadi, harusnya kartu merah untuk kiper. Karena pemain kami bisa memiliki peluang mencetak gol,” ujar Luis Edmundo.
Edmundo juga menyoroti peluang-peluang yang tidak berhasil dimaksimalkan oleh timnya, menegaskan bahwa meskipun belum beruntung kali ini, mereka akan belajar dari pengalaman ini untuk meraih hasil lebih baik di pertandingan berikutnya.
“Kiper Borneo FC hanya mendapat kartu kuning. Banyak situasi yang aneh, seperti gol pertama yang tidak kami dapat. Walaupun terjadi semua hal yang aneh, pemain sudah berjuang sangat maksimal. Mungkin hari ini kita tidak bisa mendapat poin, tapi saya sangat bangga dengan kinerja pemain.” tambahnya.
Walau mendominasi jalannya pertandingan dan unggul dari jumlah tendangan ke gawang, Luis mengatakan timnya masih belum beruntung pada laga ini. Ia berharap kekalahan ini menjadi bagian dari proses untuk bisa meraih poin maksimal di laga berikutnya.
“Seperti yang saya bicarakan bahwa dari menit awal kita mengincar kemenangan dan ada peluang. Kita semua maksimalkan situasi, hanya penyelesaian akhir yang kita tak terlalu beruntung. Karena kita melakukan banyak percobaan,” lanjut Luis.
“Kita ada banyak peluang dari kiri dan kanan, hari ini bisa dibilang kami kurang beruntung. Karena kita akan berjalan seperti ini karena kita tim yang selalu untuk meraih kemenangan di tiap pertandingan.” tuturnya.
Gelandang muda Surya Budi Prasetyo juga turut merasakan kekecewaan karena kegagalan timnya dalam membawa pulang tiga poin. Namun, ia menekankan pentingnya memandang ke depan dengan optimisme, mengakui bahwa sepakbola juga ditentukan oleh faktor keberuntungan.
Meskipun kali ini hasilnya tidak memihak mereka, semangat dan tekad untuk meraih kemenangan tetap menggelora di tim Persita.
“Pertama-tama ingin mengucapkan minta maaf untuk Persita Fans karena tidak bisa mendapat tiga poin. Tapi seperti kata pelatih utarakan, kita sudah bekerja dan semua momen terlaksana dengan baik,” ungkap Surya.
Dalam dunia sepakbola yang penuh dengan ketidakpastian, pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dominasi dalam permainan belum tentu selalu berujung pada hasil positif.
Namun, sikap positif dan semangat juang yang ditunjukkan oleh tim Persita di tengah-tengah cobaan ini dapat menjadi inspirasi bagi mereka dan para penggemar untuk terus mendukung dan berharap pada perbaikan hasil di masa depan.
“Tapi inilah sepakbola, dimana keberuntungan juga memiliki peran disitu. Jadi kita sangat menyesal kadang kala, tapi kedepannya kita harus optimis.” tutupnya. (tw)





