Serta mematuhi instruksi dan imbauan Pengurus Besar Nahdlatu Ulama dan Pengurus Pusat GP Ansor.
“Melakukan upaya taktis dan strategis untuk menangani wabah COVID-19. Baik dalam rangka memutus mata rantai penularan maupun dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan,” ujarnya.
Dalam Rakorcab tersebut, PC GP Ansor juga menyoroti Wabah COVID-19 yang masih terus berlangsung dan belum bisa diprediksi dengan pasti kapan akan berakhir, sudah mulai berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.
Wabah Corona, kata Atho membuat kegiatan perekonomian nyaris terhenti. Sebagian masyarakat, sudah ada yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan pokok keluarga di rumah.
Jika tidak diantisipasi dengan cepat dan taktis, kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di rumah, akan berpotensi melemahkan masyarakat untuk terhindar dari wabah COVID-19, yang tergolong ganas.
“Karena itu kami memberikan rekomendasi kepada Pemkot Tangerang, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien dan rekomendasi untuk mengantisipasi persoalan ekonomi.





