Di tengah badai ketidakpastian itu, hadir Albi (Arbani Yasiz), kekasih yang tak hanya menjadi sandaran, tetapi juga kekuatan utama Shella untuk terus bertahan.
Kisah cinta mereka tumbuh dengan indah—dari senyum pertama, kenangan-kenangan kecil yang manis, hingga perjuangan melawan rasa takut yang diam-diam mengintai setiap hari.
Bersama, mereka memilih untuk tidak menyerah, saling menggenggam, saling menguatkan, dan terus melangkah, meski tahu akhir perjalanan mungkin tak seperti yang mereka harapkan.
Bacaan Lainnya:
Sampai Titik Terakhirmu bukan sekadar kisah cinta. Ini adalah cerita tentang kesetiaan yang tak tergoyahkan, keberanian menghadapi kenyataan, dan cinta yang tetap hidup bahkan ketika waktu berhenti berjalan.
Diangkat dari kisah nyata Shella Selpi Lizah dan Albi Dwizky yang sempat viral di media sosial dan menyentuh hati jutaan orang, film ini akan membawa penonton menyelami emosi terdalam—tentang mencintai, kehilangan, dan merelakan.





