“Webnya sudah ada, perangkatnya juga sudah ada, beberapa teman juga sudah ada yang siap, tinggal mengajari mereka menulis. Majlis Preman juga akan membuka bisnis-bisnis online seperti pembayaran token secara online, dan lain-lain,” papar dia, yang juga dipercaya menjadi Ketua Maiyah Tangerang Raya.
Apa yang disiapkan Majlis Preman itu bukan untuk dirinya, akan tetapi untuk masa depan anak-anak jalanan itu, termasuk umat. “Dengan tubuh mereka penuh tato, bahkan tatonya sampe ke wajah, akan sulit bagi mereka mencari pekerjaan. Makanya saya bikin beberapa program itu,” jelasnya.
Selain itu, ia juga memiliki cita-cita besar ingin memiliki islamic center. Di islamic senter itu nanti dikelola anak-anak jalanan. “Jadi konsepnya di balik, dari anak-anak jalanan untuk umat atau masyarakat, bukan dari masyarakat buat anak-anak jalanan,” terangnya.
Menurutnya, anak-anak jalanan itu tidak mungkin hidup seperti saat itu terus. Suatu saat mereka harus bisa mandiri.





