Namun berkat penjelasan yang humanis yang mudah dipahami dari para guru, petugas puskesmas, dia akhirnya mantab memberikan ijin bagi anaknya untuk vaksinasi COVID- 19.
“Saya awalnya merasa takut dan ragu untuk mengizinkan anak saya di suntik vaksin tetapi keraguan itu sirna setelah anak saya disuntik. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa. Semoga saya dan keluarga bisa terhindar dari paparan virus COVID-19,” ungkap ibu Maesaroh.





