Zaki berharap tidak ada lagi bencana serupa (susulan) yang menimpa warganya. Akan tetapi di Mauk sudah ada personil BPBD yang stand by.
“Tentu saja masyarakat yang di sekeliling tempat musibah, bisa membantu gotong-royong untuk membersihkan puing-puing yang ada,” ujarnya.
Zaki menambahkan, hampir tidak mungkin memprediksi musibah atau bencana, tapi apabila terjadi bencana sudah tahu, apa yang harus dilakukan. Zaki mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan/BPBD yang sudah partisipasi.
Baca Juga: Puntung Rokok Bisa Timbulkan Kebakaran
Camat Mauk Arif Rahman mengungkapkan, akibat angin puting beliung ada lima desa di Kecamatan Mauk yang terkena. Yakni Desa Tegal Kunir Lor, Tanjung Anom, Dasak, Banyu Asih, dan Desa Gunung Sari. Tiidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya luka ringan saja dan sudah ditangani Puskesmas Mauk.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini. Hanya ada yang luka ringan saja dan itu sudah ditangai oleh puskesmas Mauk. Saya juga menghimbau kepada warga agar waspada akan bencana susulan karena menurut BMKG cuaca masih ekstrim,” ungkapnya.





