Namun sepanjang aksi unjuk rasa tersebut Wali Kota tidak juga menyambangi mereka. “Alat-alat rumah tangga ini akan kami serahkan ke Wali Kota sebagai protes mengapa rumah-rumah kami digusur secara paksa,” ungkap Dedi, salah satu warga Jurumudi.
Setelah berjam-jam melakukan aksi unjuk rasa, akhirnya massa diterima Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman di salah satu ruangan Pemkot. “Sebaiknya bapak-bapak dan ibu-ibu ke Pengadilan Tangerang, karena masalah ini bukan ranah Pemkot Tangerang,” katanya.
Masih menurut Sekda, Wali Kota Tangerang (Arief R Wismansyah) pun tidak bisa berbuat apa-apa, karena masalah ini ranahnya sudah ada di Pengadilan tangerang. “Sebaiknya bapak-bapak dan ibu-ibu ke sana,” ungkap Sekda lagi.
Akibat pernyataan Sekda tersebut, sejumlah warga mulai tak terkendali. Mereka mulai melemparkan celetukan-celetukan ketidakpuasaan terhadap Sekda. “Pak, beli ayamnya saja dibuatkan kandangnya. Kami ini bukan ayam, Pak,” tandas warga.







