Arief melanjutkan, Pemkot Tangerang saat ini juga sedang mengembangkan program atau konsep permakultur dan hortikultura yang diharapkan mampu membantu kebutuhan pangan masyarakat.
“Nantinya diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dengan pemberian bibit-bibit pangan sehingga bisa menjadi lauk-pauk,” jelasnya.
Selain itu, tanaman palawija dan tanaman produktif lainnya sedang dikembangkan di Banksasuci sehingga nanti mampu berkembang menjadi kawasan ecopark.
Baca Juga: Anak Pondok Pesantren yang Jago Melukis
Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur ini, selain mendorong gerakan ketahanan pangan di kawasan Banksasuci, juga dapat membantu melestarikan lingkungan dengan menjaga alam, khususnya Sungai Cisadane dari sampah.
“Ini dukungan dari kami yang tergabung dalam ALTAR 89 dalam pemanfaatan lahan tidur untuk ketahanan pangan warga. Semoga dukungan yang kami berikan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama di situasi pandemi saat ini,” ungkapnya.





