Wabup Tangerang Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Siaga Hadapi Musim Kemarau

oleh -31 Dilihat
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hukmah mengajak seluruh ASN memperkuat disiplin, kolaborasi, dan mitigasi bencana. imbau tidak membakar sampah sembarangan karena berisiko memicu kebakaran. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Senin Pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (6/7/2026).

BANTENNOW.COM, KABUPATEN TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hukmah, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya potensi bencana pada musim kemarau.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Rutin Senin Pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (6/7/2026).

“Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, membangun kolaborasi, memastikan seluruh program pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik, serta siap siaga menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di musim kemarau,” ujar Intan.

Dalam amanatnya, Intan menekankan pentingnya meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan. Menurutnya, kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran, merusak lingkungan, menimbulkan polusi udara, mengganggu kesehatan masyarakat, hingga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi.

“Mari kita bersama-sama membangun budaya menjaga lingkungan yang lebih baik. Jaga kebersihan dan hindari kebiasaan membakar sampah sembarangan yang berisiko menimbulkan potensi bencana baru, terlebih di musim kemarau seperti saat ini,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Intan juga menyoroti penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin yang telah berlangsung selama sepekan. Menurutnya, sinergi lintas sektor dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi bukti kuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan relawan yang terus berjibaku memadamkan api. Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung karena masih terdapat titik-titik bara di bawah timbunan sampah yang berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, para relawan, hingga instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetangga, BUMD, serta seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan personel, armada, pasokan air, maupun bantuan lainnya,” ucapnya.

Selain penanganan kebakaran, Intan menegaskan kesiapan logistik dan pelayanan bagi masyarakat terdampak juga harus menjadi prioritas. Ia meminta kebutuhan darurat seperti bahan makanan, air bersih, perlengkapan mandi, dan kebutuhan dasar lainnya selalu tersedia serta dapat didistribusikan dengan cepat.

Ia juga menginstruksikan seluruh camat untuk aktif memantau kondisi wilayah serta membangun komunikasi intensif dengan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) guna mendeteksi secara dini potensi kebakaran maupun bencana lainnya.

“Saya mohon kepada seluruh camat agar aktif melakukan pemantauan wilayah serta membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan guna mendeteksi secara dini berbagai potensi kebakaran maupun bencana lainnya,” katanya.

Memasuki musim kemarau, Intan juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menginstruksikan OPD terkait segera melakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif, termasuk memastikan ketersediaan air bersih beserta armada distribusinya.

“Saya minta kepada seluruh perangkat daerah segera melakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif. Pastikan ketersediaan air bersih beserta armada distribusinya tetap terjaga, serta perkuat koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan. Dinas Kesehatan bersama seluruh puskesmas juga diminta melakukan edukasi secara masif mengenai perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah meningkatnya berbagai penyakit yang lazim muncul saat musim kemarau,” pintanya.

Mengakhiri amanatnya, Intan mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan agar proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin segera tuntas, seluruh petugas yang masih bertugas diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan, serta masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas.

“Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal pengabdian dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (sdr)

No More Posts Available.

No more pages to load.