Utamakan Keselamatan Siswa, Sekolah di Kota Tangerang Terapkan PJJ Tiga Hari

oleh -305 Dilihat
Kegiatan pelaksanaan upacara bendera siswa di SDN 1 Kota Tangerang.(poto: arsip bulan Juli 2026) (Akbar Fadilah).

BANTENNOW.COM, TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sekaligus untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, pada tahap awal PJJ diberlakukan selama tiga hari, hingga Rabu, 9 September 2026.

“Sebagai tahap awal, pelaksanaan PJJ berlangsung selama tiga hari, yakni hingga Rabu, 9 September 2026. Selama periode tersebut, proses pembelajaran tetap berjalan dengan memanfaatkan metode pembelajaran dari rumah sesuai kesiapan masing-masing satuan pendidikan,” ujar Wahyudi, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut juga mengacu pada surat edaran dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, hingga Wali Kota Tangerang Sachrudin.

“Keselamatan, keamanan dan kesehatan pelajar yang diutamakan,” katanya.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang meminta seluruh sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap terlaksana selama penerapan PJJ. Guru dapat menyampaikan materi, memberikan tugas, serta melakukan pendampingan melalui sarana pembelajaran yang selama ini digunakan masing-masing sekolah.

Wahyudi menjelaskan, penerapan PJJ merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada peserta didik. Dengan pembelajaran dilakukan dari rumah, aktivitas siswa di lingkungan sekolah dapat dikurangi sementara waktu selama kondisi abu vulkanik masih menjadi perhatian.

Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan memantau perkembangan kondisi di lapangan serta informasi dari instansi terkait untuk menentukan kebijakan berikutnya.

Evaluasi akan mempertimbangkan kondisi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta perkembangan sebaran abu vulkanik.

Masyarakat, khususnya orang tua dan wali murid, juga diimbau mengikuti informasi resmi dari Pemkot Tangerang dan Dinas Pendidikan terkait perkembangan pelaksanaan pembelajaran.

Orang tua diharapkan turut mendampingi anak selama mengikuti kegiatan belajar dari rumah.

Pemkot Tangerang menegaskan, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas utama. Penerapan PJJ akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan perkembangan kondisi terkini. (Afa)

No More Posts Available.

No more pages to load.